Total Tayangan Halaman
Rabu, 30 Desember 2009
kehilangan fatamorgana
Dalam keterbukaan alam membuat pelita teratur memijarkan cahaya,senja selalu menyanyi menyambut kehilangan fatamorgana..kehilangan baginya bukan suatu kenyataan yang untuk disesali melainkan kenyataan penundaan yang hanya sekedar menunggu waktu.langkah kaki gontai menuju suara angin untuk melihat aroma mimpi,kurang lebih harapan akan mimpi menjelaskan makna suka atau tidaknya bermimpi dan suka atau tidaknya berharap,jeritan pagi membangunkan mentari dari lamunannya menunggu gerimis,ia berlari ke ufuk timur tanpa ingin meneruskan penungguannya.berharap hidup atas kronologis dari sebuah harapan apalagi hidup untuk orang-orang yang mengapresiasikan kehidupan dalam wujud yang konkret.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar